.

Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi penyumbang ±35% (tiga puluh lima persen) biaya operasional kapal dimana hal ini berdasarkan perhitungan dalam jurnal yang ditulis oleh Muslihati tentang Analisis Biaya Operasional Kapal Pada Berbagai Load Faktor Angkutan Perintis tahun 2012 dan salah satu pakar teknik perkapalan Poelsh, H. dari University of Hannover. Selain masalah biaya, penggunaan BBM erat kaitannya dengan isu pencemaran lingkungan.

Kondisi pelabuhan-pelabuhan yang ada saat ini adalah sebagai berikut:

  1. Belum tersedia fasilitas shore connection untuk distribusi listrik dari darat ke kapal yang sandar,

  2. Kebutuhan listrik pada kapal saat bersandar di dermaga masih menggunakan mesin bantu / genset kapal berbahan bakar minyak / solar,

  3. Biaya penggunaan BBM relatif cukup tinggi berpengaruh terhadap biaya operasional kapal,

  4. Tingkat pencemaran udara akibat emisi pembakaran BBM cukup tinggi.

ONE STOP SERVICE TERMINAL

Marine Power Supply (MPS) lebih efisien, murah, dan ramah lingkungan dibandingkan genset yang menggunakan bahan bakar solar, hal ini dibuktikan dari perhitungan sebagaimana terlampir adapun selisih antara penggunaan bahan bakar solar sebagai penghasil daya dibandingkan dengan menggunakan plug-in listrik sebesar Rp 2.005.038,- atau efisiensi sebesar 15.54%. Konsep pelayanan suplai listrik ini dapat juga diintegrasikan dengan suplai BBM untuk bahan bakar kapal saat berlayar dan air. Oleh karena itu konsep ini dapat juga disebut One Stop Service Terminal.

Pola Operasi

Bekerja sama dengan PT PLN (Persero) sebagai penyedia listrik, PT Pertamina (Persero) sebagai penyedia BBM, dan PT Pelindo 3 (Persero) sebagai pemilik pelabuhan, PT Pelindo Energi Logistik melayani kapal-kapal yang sandar di pelabuhan milik PT Pelindo 3 (Persero) terkait kebutuhan listrik, bahan bakar, dan air dengan menyediakan fasilitas One Stop Service Terminal yang berupa:

  1. Shore Connection Power Supply di d ermaga untuk mensuplai listrik dari PT PLN (Persero) ke kapal yang sandar.

  2. Fuel Tank dan Fuel Pipe untuk menyimpan dan menyalurkan BBM sebagai bahan bakar kapal.

  3. Water Pipe dan Truck untuk mendistribusikan air bersih ke kapal.

Fuel Business Unit

Fuel Business Unit

LNG Business Unit

LNG Business Unit